Minggu, 14 September 2008

Diantara Surga dan Neraka

Siapa tahu nikmatnya surga? Dan siapa mau merasakan kejamnya neraka. Hidup di dunia tak menjamin setiap manusia akan bahagia. Semuanya hanya semata tempat mengembara. Tapi siapa sangka banyak manusia yang lupa asal usulnya mengingat setiap saat penciptanya. Harta dunia yang bersipat semata di hadapan Yang Kuasa selalu menjadi pemuja orang-orang tak punya. Kapan hidupnya akan bahagia? Mengapa hidupnya selalu sengsara? Apakah mereka tidak pntas menjadi orang kaya? Itu mungkin hanya segelintir harapan dari ribuan permintaan yang mereka ungkapkan.

Tidak ada komentar: